Ahlan Wa Sahlan
>> Thursday, 31 May 2012
Ucapan أَهۡلًا وَ سَهۡلًا yang jika diartikan berarti "selamat datang" atau "welcome" dan juga "bienvenue" merupakan kata-kata yang baik dan biasanya diucapkan ketika kita bertemu dengan seseorang. Satu kata benda ‘ahlan’ dari kata ‘ahlun’ artinya keluarga, satu buah konjungsi ‘wa’ yang berarti dan, satu buah kata sifat ‘sahlan’ dari kata ‘sahlun’ yang bermakna 'mudah'. Namun sepertinya arti selamat datang disini bukan hanya sekedar selamat datang seperti orang yang habis bepergian jauh kemudian kembali dan diberikan ucapan "selamat datang". Tapi ucapan ini luas sampai dengan makna ke penerimaan/kehadiran seseorang, seperti kisahnya Ali yang pada saat itu datang kepada Nabi untuk meminta anak kesayangannya.
Kisah ini sungguh mengharukan ^_^, ada banyak cerita singkat yang menceritakan tentang Fatimah Azzahra silakan diklik disini jika ingin membacanya..
kisah yang mengharukan dan tentunya atas takdir/kehendak/izin Allah SWT. Saat itu Ali yang hendak melamar Fatimah ternyata kedahuluan oleh para sahabat nabi lainnya yang punya kualitas tak diragukan. Namun ternyata, sahabat yang begitu mengagumkan tidak diterima oleh Nabi entah apa alasannya. penasaran apa yang membuat Nabi menolak, apakah dari diri Fatimah atau keinginan Nabi yang pasti itu juga kehendak Allah SWT. Karena segala urusan Allah sebenarnya yang paling berperan. Ketika Ali melihat beberapa sahabat-sahabat yang telah mengajukan diri untuk Fatimah ditolak, membuat sahabat lainnya juga penasaran rupany :D maka sahabat pun menyuruh Ali untuk mencobanya. Sahabat tak hanya asal memilih tapi disini ada peran feeling yang Allah berikan.
"Cinta tak pernah meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan atau mempersilakan. Ia adalah keberanian, atau pengorbanan." Atas keikhlasan Ali terhadap sahabat-sahabatnya, ia berhasil melewati ujian yang Allah berikan dan ketika datang kepada Rasulullah., apa yang diucapkan Rasulullah kepada Ali.. ?
Subhanallah sungguh jawaban yang luar biasa ^_^, namun pada saat itu Ali tidak PD dengan ucapan Nabi sehingga ketika ditanya oleh para sahabat tentang respon Rasulullah, Ali mengatakan tidak tahu maksud Rasulullah apakah sebuah isyarat tersebut penolakan atau penerimaan meskipun secara makna ia pasti tahu. Tapi itulah lika-liku yang dialami seorang sahabat yang pada akhirnya allah memberikan izin atas keinginan hati Ali bersama Fatimah. Yang tak disangka pula, ternyata Fatimah mempunyai rasa yang sama padanya namun mereka saling tidak tahu dan Allah yang mempertemuakan keduanya. Maka ketika mereka telah disatukan, Nabi SAW mendoakan:
“Semoga Allah mengumpulkan kesempurnaan kalian berdua, membahagiakan kesungguhan kalian berdua, memberkahi kalian berdua, dan mengeluarkan dari kalian berdua kebajikan yang banyak“.
Sungguh doa yang indah dari seorang ayahanda kepada puterinya. Selama berumah tangga Ali sangat setia dengan Fatimah begitupun juga dengan Fatimah, meskipun Ali pernah berniat memadu putri dari Abu Jahal (Musuh Allah). Mungkin ini juga kisah dimana ada juga seorang wanita yang tidak sampai dimadu pada zaman Rasulullah dan Allah menjaga cinta Ali hanya untuk Fatimah karena dia adalah puteri kesayangan Rasulullah.
Apapun alasannya, wallahu'alam hanya Allah yang tahu, tapi yang dilihat disini adalah skenario yang Allah buat untuk hamba-hambanya. Diawal yang penuh perjuangan, penderitaan dan pengorbanan tapi setelahnya Allah menggantinya yang bahkan lebih dari yang pernah dirasakan.., subhanallah wal hamdulillah.. thank you Allah..
Smoga Allah menjaga cinta kita seperti cinta Fatimah dan Ali *keep positif*
*berbagai sumber
Read more...




































